“Perlu sinergi gerakan multipihak
dalam mendukung UMKM untuk bangkit dan naik kelas pasca pandemi Covid-19. Karena
saat ini masing-masing pihak di Kabupaten Gunungkidul, baik pemerintah melalui
dinas terkait, swasta melalui program CSR-nya, NGO/LSM, maupun jejaring UMKM
lainnya (IWAPI, ASPEMAKO) masih terkesan berjalan sendiri-sendiri, sehingga
kurang optimal kerjan-kerja pendampingannya.” ujar Iwan Setiyoko, Direktur YSKK
dalam kegiatan Forum Sinergi Multipihak dengan tema “Upaya pemulihan ekonomi –
UMKM di Kabupaten Gunungkidul dari dampak Covid-19” di ruang pertemuan hotel
Cyka Raya, Kamis (8/4) lalu.
"Berdasarkan hasil kajian riset dan temuan di lapangan selama mendampingi komunitas perempuan pelaku usaha mikro-kecil di Kabupaten Gunungkidul, paling tidak ada tiga permasalahan utama yang harus menjadi perhatian semua pihak ke depannya; Pertama. Penguatan kapasitas produksi dan manajemen usaha, Kedua. Digitalisasi pemasaran produk, dan Ketiga. Penguatan jejaring antar komunitas.” lanjutnya.










