Jumat, 26 Maret 2021

YSKK Serahkan Bantuan Stimulan Tahap Dua

Dokumentasi Proyek SERP Pasigala, Sulteng (Maret-Oktober 2019)

 


SULTENG RAYA – Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK) bersama Chilfund kembali memberikan bantuan stimulan tahap dua berupa alat produksi usaha dan dana kelompok sebesar Rp11 juta bagi  tiga kelompok usaha serta 87 perempuan pelaku usaha di Huntara Layana Indah, Kelurahan Layana Indah, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Selasa (24/9/2019).

Penyerahan stimulan itu merupakan tindak lanjut terhadap keberhasilan proyek pembinaan pascabencana selama ini, khususnya dalam mengembalikan usaha para perempuan terdampak bencana di Kota Palu, Sigi, dan Donggala (Pasigala).

YSKK-Chilfund juga telah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah dengan adanya penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) soal pembinaan perempuan untuk menghidupkan kembali usaha mensejahterakan para penerima manfaat.  

“Adapun total bantuan dana per kelompok usaha sejak Maret sampai September 2019 yakni, Rp14,5 juta. Sehingga, apabila diakumulasikan maka total bantuan dana YSKK bagi tiga kelompok usaha Huntara Layana Indah sebesar Rp43,5 juta,” kata Koordinator Proyek Sulawesi Early Recovery Phase (SERP) YSKK, Iwan Setiyoko kepada awak media.

Iwan mengklaim, setelah kelompok usaha mendapatkan bantuan, penghasilan pelaku usaha mulai mengalami peningkatan.

“Setelah kami lakukan evaluasi, omzet meningkat, misalnya dari Rp100 ribu per hari menjadi Rp200 ribu bahkan ada yang mencapai Rp700 ribu per hari,” kata Iwan.

Iwan Setioko berharap, dengan adanya bantuan itu akan terus menerus berkembang sehingga mampu mencapai tujuan akhir proyek yakni kemandirian pelaku usaha dan terbentukan pusat-pusat permodalan penerima manfaat dalam hal ini adalah koperasi. 

Senada, Ketua Kelompok Usaha Barokah, Siti Mutmainah, mengaku omzet pendapatan kelompoknya mengalami peningkatan setelah mendapat bantuan dana dari YSKK.

“Alhamdulilah setelah mendapat bantuan, jumlah produksi mengalami peningkatan sehingga pendapatan pun meningkat. Sejak awal usaha (tiga minggu lalu) sampai sekarang, sudah mencapai Rp700 ribu,” kata Siti. (MG2/RH)


Sumber: Sultengraya.com

Silahkan baca juga: 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar