Selasa, 11 Februari 2020

Seleksi Nasional Young Leaders 2020



Telah tergabung 561 Pemimpin Muda YOULEAD yang berasal dari 81 kampus di Indonesia.

Kini YOULEAD hadir di 12 wilayah program. Medan, Padang, Palembang, Jakarta (Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi), Bandung (Bandung, Jatinangor), Bogor, Semarang, Yogyakarta, Solo, Purwokerto, Surabaya, dan Malang.

YOULEAD (Prepare Young Leaders) adalah program kaderisasi pemimpin muda strategis berintegritas untuk mewujudkan Indonesia Berdaya.

YOULEAD merupakan program pengembangan kepemimpinan untuk membentuk pemimpin muda dengan profil Integritas yang kuat serta memiliki peran Strategis guna mewujudkan Indonesia Berdaya yang menjadi rujukan peradaban dunia.


Ketika Si Miskin Membiayai Orang Kaya


Hakikat perniagaan di negeri ini sering saya gambarkan dalam cerita tentang seorang pengusaha kecil yang memiliki produk, katakanlah keripik ubi. Untuk dapat masuk ke sebuah supermarket besar, produk ini harus melewati sekian uji-saring ketat, dari kualitas hingga kemasan. Dan akhirnya iapun diterima, terpampang agak tersembunyi di salah satu sudut raknya.

Tapi sistem pembayaran keripik ubi itu adalah konsinyasi, tiga bulan dipajang baru dihitung berapa yang laku. Laporan bisa diambil sekaligus sisa barang. Lalu pembayaran tunai baru akan diterima secepat-cepatnya sebulan kemudian.

Total empat bulan.

Tapi kalau si pemilik usaha amat kecil ubi ini pada saat menyetorkan dagangannya hendak beli beras atau gula di supermarket itu, bisakah ia minta dihitung nanti dari hasil dagangannya? Tidak!. Dia harus membayar tunai. Saat itu juga.

Minggu, 02 Februari 2020

Beasiswa Pelatihan Guru Ke Amerika Serikat

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) membuka kesempatan bagi guru-guru di Indonesia untuk mengikuti pelatihan ke Amerika Serikat. Pelatihan dilaksanakan selama lima bulan. Di sana guru akan mendapat kesempatan untuk melakukan praktik mengajar, obervasi kelas, hingga membuat proyek pembelajaran beberapa sekolah di sana.

Selama mengikuti kegiatan pelatihan, guru tidak akan dipungut biaya. AMINEF melalui program Fulbright Distinguished Awards In Teaching Program for International Teachers (Fulbright DAI) malah akan menanggung biaya meliputi:

  1. Seluruh biaya program pelatihan.
  2. Tiket keberangkatan dan kepulangan guru, sekaligus seluruh tiket domestik yang diperlukan selama pelatihan di Amerika.
  3. Biaya untuk membuat visa.
  4. Biaya pelatihan dan persiapan sebelum keberangkatan
  5. Biaya akomodasi, transportasi, dan konsumsi selama pelatiha.
  6. Biaya tunjangan hidup selama mengikuti program pelatihan.
  7. Asuransi kesehatan dan kecelakaan.

Rabu, 22 Januari 2020

Bukan Sekadar Bahan Bacaan, Buku Mampu Pengaruhi Perilaku Sosial Anda


Nationalgeographic.co.id - Setelah membaca artikel ini, mungkin Anda akan memutuskan untuk mulai membaca buku. Bukan tanpa alasan, sebuah penelitian oleh Kingston University di London, Inggris, mengungkapkan bahwa mereka yang gemar membaca buku memiliki perilaku dan hati yang baik.

Studi ini melibatkan 123 partisipan yang diuji berdasarkan kemampuan interpersonal—termasuk toleransi pada perasaan orang lain—dan perilaku adaptif dalam menolong orang lain. Hasilnya? Mereka yang hobi membaca buku memiliki empati yang tinggi dan beretika lebih baik dibandingkan dengan mereka yang gemar menonton televisi.

Penelitian tersebut bahkan menguraikan bahwa orang-orang yang senang menghabiskan waktu  dengan menonton televisi, kurang bersahabat dan kurang mau memahami lingkungan sekitarnya. Namun, kesimpulan ini tidak berlaku bagi semua orang yang hobi membaca buku. Sebab, pilihan buku yang Anda baca juga memiliki peran dan pengaruh dalam membentuk karakter emosional. Selain itu, penggemar buku fiksi memperlihatkan perilaku sosial yang lebih positif, dan penggemar buku novel romantis memiliki empati yang tinggi.

Rabu, 08 Januari 2020

Sesekali Ikutlah Jadi Relawan, Biar Kamu Semakin Mengerti Apa Arti Kemanusiaan

Dunia kerelawanan sangat erat dengan kata kemanusiaan. Karena relawan bukan hanya karena pelakunya adalah para manusia, melainkan sikap mereka yang benar benar menjadi seorang manusia sesungguhnya. Tidak ada pandangan yang membedakan siapa yang mesti ditolong ataupun mempertimbangkan latar belakang seseorang, tetapi murni melihat sebagai sesama makhluk Tuhan.

Hal ini tak hanya sebagai pengasah rasa empati kita, tetapi dengan terjun dalam dunia kerelawanan kita bisa lebih banyak belajar hal dari setiap tempat, orang, situasi yang umunya lebih susah daripada yang ktia hadapi sekarang. Beberapa hal yang akan membuatmu merasa bahwa dunia relawan setidaknya diikuti sekali dalam masa hidupmu. Yuk sama-sama diresapi, sebab Indonesia butuh lulusan dari orang-orang berjiwa kemanusiaan seperti ini.

Senin, 06 Januari 2020

BIOPORI, untuk Resapan Air dan Mengatasi Banjir


Apakah kamu tahu apa itu biopori? Atau kamu pernah membuat biopori sendiri di rumah? Kalau belum tahu apa itu biopori dan bagaimana cara membuatnya, kita belajar bareng-bareng yuk.

PENGERTIAN BIOPORI
Biopori biasa juga disebut dengan lubang resapan biopori merupakan lubang yang dibuat tegak lurus ke dalam tanah. Lubang ini memiliki diameter antara 10-30 cm dan tidak memiliki muka air tanah dangkal. Lubang tersebut kemudian diisi dengan sampah organik yang memiliki fungsi sebagai makanan makhluk hidup yang ada di tanah, seperti cacing dan akar tumbuhan.

Rabu, 01 Januari 2020

Kisah Ibu Rostina, Perempuan Disabilitas Penyintas Bencana di wilayah Pantai Barat Donggala


Ibu Tina, nama panggilan Ibu Rostina, salah seorang disabilitas tuna daksa (kakinya mengecil, sehingga tidak bisa menopang tubuhnya) sejak kecil diakibatkan karena polio. Beliau adalah salah satu perempuan pelaku usaha kecil yang juga penyintas bencana di Desa Tompe, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

Meskipun dalam kondisi terbatas, beliau tetap berusaha bertahan mengelola warung kecilnya, karena beliau adalah satu-satunya pencari nafkah yang menghidupi keponakan dan ibu tirinya (yang sudah lansia). Sebelum bencana beliau memakai kursi roda dalam menjalankan aktivitas menjaga kios, tetapi setelah bencana beliau dibantu oleh keponakannya karena warungnya sempit dan modelnya panggung sehingga tidak bisa memakai kursi roda.