Sampai saat ini (tahun 2020), berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh YSKK bersama Kedutaan Jepang (selaku donor program) pada tanggal 4-5 Februari 2020 lalu, dapat diindikasikan bahwa TIFA-TAPA tersebut mayoritas masih aktif. Salah satunya adalah TIFA di Desa Ngawis, Kec. Karangmojo yang menjadi salah satu kelompok yang mampu bertahan dalam memberikan layanan dan pendampingan kepada perempuan yang menjadi korban. Bahkan, TIFA Desa Ngawis juga dijadikan salah satu rujukan oleh instansi terkait (khususnya DP3AKBPMD Kab. Gunungkidul).
Tampilkan postingan dengan label TIFA-TAPA-PPTPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIFA-TAPA-PPTPA. Tampilkan semua postingan
Rabu, 26 Februari 2020
Peran Perempuan dalam Mengurangi KDRT dan Kekerasan Terhadap Kaumnya
Sampai saat ini (tahun 2020), berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh YSKK bersama Kedutaan Jepang (selaku donor program) pada tanggal 4-5 Februari 2020 lalu, dapat diindikasikan bahwa TIFA-TAPA tersebut mayoritas masih aktif. Salah satunya adalah TIFA di Desa Ngawis, Kec. Karangmojo yang menjadi salah satu kelompok yang mampu bertahan dalam memberikan layanan dan pendampingan kepada perempuan yang menjadi korban. Bahkan, TIFA Desa Ngawis juga dijadikan salah satu rujukan oleh instansi terkait (khususnya DP3AKBPMD Kab. Gunungkidul).
Selasa, 25 Februari 2020
Menurunkan Kasus Perselingkuhan dan KDRT dengan Adanya TIFA/TAPA/PPTPA
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memonitoring dampak dari proyek penguatan peran perempuan dalam politik pembangunan desa yang telah dilaksanakan pada 2015-2016. Hasil dari program ini adalah terbentuknya TIFA/TAPA/PPTA. TIFA (Tim Informasi dan Advokasi), TAPA (Tim Advokasi Perempuan dan Anak) dan PPTPA (Pos Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak) bertugas untuk melakukan pendampingan dan sosialisasi tentang permasalahan terkait pemberdayaan perempuan dan anak.
Langganan:
Postingan (Atom)